POLITIK BUDAYA MELAYU: STRATEGI KEBUDAYAAN MASYARAKAT MELAYU PALEMBANG DALAM MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL

  • Andi Candra Jaya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Keywords: politik budaya, strategi kebudayaan, Islam Melayu, Melayu Palembang

Abstract

Tiga kategori tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Melayu adalah pertama, dinamika internal Melayu dan mobilitas yang menempatkan Melayu sebagai komunitas yang terbuka. Kedua, pengaruh negara yang semakin besar dalam penataan tradisi. Ketiga, proses globalisasi telah memberi pilihan-pilihan baru dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya Melayu, khususnya di Kota Palembang. Ketiga tantangan tersebut memungkinkan terjadinya ketegangan-ketegangan dalam masyarakat Melayu berupa ketegangan ekonomi, politik, dan respon kebudayaan. Teknik pengumpulan data tulisan ini adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan Focus Group Discussion. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konflik, teori resolusi konflik dan teori reproduksi kebudayaan. Paling tidak ada tiga arti penting kajian ini. Pertama, diperolehnya satu peta sustensi dan resitensi budaya atas berbagai tekanan dari luar kebudayaan. Kedua, menegaskan konstektualisasi budaya sebagai jawaban atas kritik yang menempatkan kebudayaan sebagai faktor statis. Ketiga, memberikan peluang bagi revitalisasi dan rekayasa budaya dalam menjawab kebutuhan-kebutuhan nyata masyarakat Melayu yang dinamis.

References

Abdullah, Irwan, “Penggunaan dan Penyalahgunaan Kebudayaan: Pemecahan Konflik Etnis di Indonesia”, Antropologi Indonesia, Vo. 25,No. 66, 2001.
_______, Berpihak Pada Manusia, Paradigma Nasional Pembangunan Indonesia Baru. Yogyakarta: TICI Publications dan Pustaka Pelajar, 2010.
_______, Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Ahimsa-Putra, Heddy Shri, Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2007.
Alwi, Syafaruddin, Resolusi Konflik dan Negosiasi Bisnis. Yogyakarta: Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, 2013.
Azra, Ayumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia. Jakarta: Kencana Prenadiamedia Grup, 2013.
Duija, I Nengah, “Tradisi Lisan, Naskah dan Sejarah, Sebuah Catatan Politik Kebudayaan”. Jurnal Wacana, Volume 7, No. 2, 2005.
Geertz, Clifford, Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius, 1992.
Haryanto, Sindung, Spekturm Teori Sosial: Dari Klasik Hingga Postmodern. Yogyakarta: Ar-ruzz Media, 2016.
Idi, Abdullah, Dinamika Sosiologis Indonesia; Agama dan Pendidikan dalam Perubahan Sosial, Yogyakarta: PT. LKiS Pelangi Aksara, 2015

Isjoni, Orang Melayu di Zaman yang Berubah.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Lutfi, H. Muchtar, “Melayu dan Non-Melayu: Masalah Pembaruan Kebudayaan” dalam Heddy Shri Ahimsa Putra (Editor) (2007), Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2007.
Muryanti dkk., Teori Konflik dan Konflik Agraria di Pedesaan. Yogyakarta: Kreasi Wacana dan Laboratorium Sosiologi UIN Sunan Kalijaga, 2013.
Rahim A, Marleily, “Pemerintahan Adat Melayu Rantau Kuantan dan Kampar Kiri” dalam Heddy Shri Ahimsa Putra (Editor) (2007), Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2007.
Ritzer, George dan Douglas J. Goodman, Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana, 2007.
Suparlan, Parsudi, Kemajemukan, Hipotesis Kebudayaan Dominan dan Kesukubangsaan. Jurnal Antropologi Indonesia, Volume 30, No. 3, 2006.
_______, “Melayu dan Non-Melayu di Riau: Kemajemukan dan Identitas”dalam Heddy Shri Ahimsa Putra (Editor) (2007), Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2007.
Supriyanto, Pelayaran dan Perdagangan di Pelabuhan Palembang 1824-1864. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2013.
Umar, H. Said Mahmud, “Petani, Nelayan, dan Priyayi Melayu di Riau” dalam Heddy Shri Ahimsa Putra (Editor) (2007), Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2007.
Utsman, Sabian, Anatomi Konflik dan Solidaritas Masyarakat Nelayan: Sebuah Penelitian Sosiologis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Vickers, Adrian, Peradaban Pesisir: Menuju Sejarah Budaya Asia Tenggara. Denpasar: Pustaka Larasan dan Udayana University Press, 2009.
Published
2019-06-24
How to Cite
Candra Jaya, A. (2019). POLITIK BUDAYA MELAYU: STRATEGI KEBUDAYAAN MASYARAKAT MELAYU PALEMBANG DALAM MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL. Khazanah : Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 68-84. https://doi.org/10.15548/khazanah.v0i0.185